SAJAK PETANI

Subuh sunyi, kau bersujud

Pada Tuhan tempatmu pasrah

Pagi cerah, kau berserah

Pada alam tempatmu berkarya

Siang bolong, kepala tak beratap

Kau menunduk, menjunjung matahari

Panas, menikam rag!

Menyengat, membakar!

Keringat membetuk kanal, pada raga kusam

Tapi kau tersenyum

Walau dengan dahi berkeerut lantaran silau

Matahari tak bersahabat

Saat hujan

Ragamu membungkuk

Menggendong hujan

Pasrah pada tikamn tetesan ludah langit

Dingin! Menikam!

Kau bahagia.. meski raga mengguncang

Menyambut musim indah

Malam sunyi kau bersujud

Pada Tuhan

Tempatmu berlindung

Mengirim asa, menggantung harap

Itulah hari harimu

Mengisi hidup

Demi menyambung hidup

Luhur.. mulia…

 

BY

WENDLY MAROT, SVD

maaf kae pater tulisan ini saya kopi di blog saya

Iklan

Tuhan yang Maha baik

 

pada tanggal 17 Juli 2018, saya baru menonton film yang berjudul susah sinyal. Film ini menceritakan masyarakat yang tinggal di pedalaman papua, dalam film tersebut banyak mengkritik kehidupan sosial, adat istiadat dan serta mengkritik pemerintah. Kehidupan mereka itu, banyak di belenggu oleh adat istiadat setempat, dan banyak di belenggu oleh pihak luar yang memiliki usaha disana, sehingga mereka hilang berpikir yang secara kritis. Dalam film ini banyak hal yang dapat dipelajari oleh para penonton film ini, jika belum nonton saya rekomendasikan anda untuk menonton film tersebut.

Ada kata kata yang baik yang saya petik dari film itu, “laki laki tidak boleh memukul perempuan, perempuan juga tidak boleh memukul laki laki, karena perempuan itu berasal dari laki- laki, dan sejatinya kita adalah makhluk sosial. Jangan menyelsaikan masalah dengan amarah serta dendam, karena itu akan menimbulkan pertumpahan darah, tapi selsaikan masalah melalui jalur hukum kasih, karena kasih itu indah dan kasih itu bahagia”. Dari kata kata diatas memang sangat tepat, kare Tuhan sudah berfirman dalam Alkitab, “kasihilah sesama” bahkan Tuhan mengatakan “kasihilah musuhmu”. Itulah mengapa Tuhan mengatakan hukum yang pertam dan utama adalah hukum kasih.

Mungkin kita bingung yang pertama kita membahas film kenapa tiba tiba pada hukum kasih? Apa hubungannya dengan judul diatas?. Oke mari kita menjawab pertanyaan tersebut, didalam film tersebut, saya melihat pemandanga alam yang begitu indah dan mempesona yang Tuhan ciptakan untuk manusia, yang dimana satu tujuan dari menciptakan alam itu adalah membahagiakan manusia.

Pertanyaan selanjutnya adalah, apakah kita sudah bahagia dengan alam yang Tuhan telah ciptakan ini? Dan jawan pasti tidak, alasannya sederhana karena manusia telah menciptakan alamnya sendiri untuk mencari kebahagiaan, dan melupakan alam yang telah Tuhan ciptakan ini. Contoh yang sangat sederhananya adalah kita kita telah menuhankan menuhankan sosmed yang kita cptakan sendiri, posisi Tuhan digeser, miris memang tapi itulah manusia, sudah banyak dipengaruhi oleh teknologi, sayapun melakuka hal seperti ini, ini yang lebih aneh. Bahkan manusia mencari kebahagiaan dengan cara merusak alam yang Tuhan telah ciptakan.

Lalu muncul lagi pertanyaan selanjutnya, dimana itu bahagia? Apakah bahagia itu ada di Amerika, Inggris, Prancis, Jerman, Indonesia, atau di papua yang ada di film tadi yang saya ceritakan?. Banyak dari kita yang tidak tahu letak kebahagiaan di dunia ini, dimana itu bahagia? Aku juga bukan orang yang paling bahagia, dan bukan orang yang mengetahui dimana itu bahagia didunia ini. Aku hanya membagikan sebuah hal hal yang saya tahu dari buku yang saya baca. Menurut buku yang saya baca, buku yang berjudul Search Inside Yourself (SIY), buku tentang meditasi. Bahagia menurut Alan Wallace, dia adalah salah seorang pakar Barat terkenal dalam dunia praktik konsentrasi rileks yang dikenal sebagai (shamata). “kebahagiaan adalah keadaan tetap dari pikiran. Jadi, begitu tenang dan jernih pikiran kembali ke keadaan tetapnya, dan keadaan tetap itu adalah kebahagiaan”. Untuk teman teman yang ingin tenang dan bahagia, saya rekomendasikan buku ini, sangat sangt baik. Jadi menurut saya, jika kita ingin bahagia, kita hanya perlu menyatu pikiran kita dengan hati dan alam, alam yang Tuhan telah ciptakan yang dimana satu dari sekian ribu tujuan Tuhan menciptakan alam adalah untuk membahagiakan kita hambanya. Jadi kita mau cari bahia dimana, di sosmed, di Amerika? Jawabannya ada pada diri masing masing.

Mari kita melihat,/teropong kebahagiaan dari kacamata Tuhan yang empunya kehidupan dan empunya kebahagiaan yang kita cari selama ini.  Dimana sih Tuahn menyimpan kebahagiaan di dunia ini?, jawabanya sederhana kebahagiaan itu ada pada Tuhsn itu sendiri. Maksudnya bagaimana? Tuhan sudah jelas jelas telah berfirman dalam buku yang sering kita gunakan yaitu Alkitab, Tuhan berfirman seperti ini “akulah jalan kebenaran dan hidup. Tidak ada yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku”,Yohanes 14:6. Kita sering mengengar kata kata tersebut di Gereja maupun dalam buku Alkitab, kata kata yang sangat sederhana dari Tuhan sendiri, taping mengandung arti dan makna yang sangat dalam. Sudahkah kita mengikuti jalan yang Tuhan katakan tersebut? Jawaban ada pada masing masing diri pribadi orang, akupun belum mengikuti jalan yang Tuhan katakan itu.

“barangsiapa percaya kepada anak, ia beroleh hidup yang kekal”, Yohanes 3:36. Dari kedua firman yang di katakan Tuhan, masihkah kita mencari kebahagiaan di tempat lain? Masihkah kita mencari bahagia di Amerika, Perancis, dan Jerman?. Marilah kita datang kepadanya puji Tuhan kita akan bahagia selamanya. Karena semua orang ingin hidup yang kekal, seperti yang Tuhan janjiakan, tapi kenapa kita masih menciptakan dunia kita sendiri untuk mencari kebahagiaan?. Kita sudah banyak melakukan hal yang menuhankan barang yang kita ciptakan, contohnya, facebook, setiap kali kita mendapat pengalaman yang seding maupun susah, semuanya kita ungkap dalam status facebook, pernahkah kita, masuk dalam kamar dan  menutup pintu, untuk berterima kasih kepada Tuhan?. Itulah contoh kecilnya.

Mari kita semua mencari kebahagiaan dalam nama Tuhan, puji Tuhan, Tuhan tidak akan menutup mata dan pintunya, karena Tuhan sudah berfirman, “mintalah maka akan diberika,carilah maka kamu akan dapat, ketoklah maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari mendapat, dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu akan dibukakan, Matius 7:7-8. Dari kata kata ini sudah dan sangat jelas, bahwa empunya bahagia itu ada dalam diri Tuhan itu sendiri, ayo mari mencari dan menggalinya dalam diri Tuhan.

 

 

Analogi yang Bjak

pada suatu hari, ketika seorang pastor atau rohaniwan pergi salah satu barbershop, pada sat dia pergi dia tetap membawa Alkitab di tangannya untuk membaca, biasa pastor atau rohaniwan itu suka membaca, inilah dialog antara tukang barber denga rohaniwan tersebut.

tukang barber: selamat datang bapak, terima kasih telah berkunjung ke tempat kami.

rohaniwan      : selamat pagi, saya ingin menggunting rabut.

tukang barber: silahkan duduk bapak, sambil menyiapkan aalat untuk mencukur rambut.

rohaniwan      : dengan santai sang rohaniwan duduk, sambil membaca buku Alkitab yang dia bawa

tukang barber: mencukur rambut sambil melihat apa yang di baca oleh rohaniwan tersebut, ketika dia tahu bahwa yang di baca oleh rohaniwan tersut adalah Alkitab, maka diapun mulai mengeluarkan statementnya. “aku tidak percaya dengan Tuhan Yesus”

rohaniwan      : mendengar kata tidak percaya itu, rohaniwan ini kaget, dan langsung bertanya, kenapa anda tidak percaya dengan Tuhan?

tukang barber: ketika Tuhan itu ada, kenapa masih ada orang yang sakit, orang yang miskin, dan masih banyak gelandangan diluar sana, dimana itu Tuhan? lanjut pertanyaannya.

rohaniwan      : rohaniwan inipun tidak bisa menjawab, dia hanya “oh begitu ya”. setelah selsai menggunting rambut, rohaniwan inipun membayar dan keluar. pas didepan pintu dial melihat, seorang yang rambut panjang, kotor dan lesuh, dan punya banyak jenggot, dan pokoknya tidak jelas. rohaniwanpun pikir ini saatnya untuk membalas tukang barber. lalu rohaniwanpun mengajak orang yang rambut panjang tersebut bawa masuk ke tempat si tukang barber.

tukang barber: diapun kaget, dan bertanya ada apa lagi pak?

rohaniwan      : dengan tegas dia mengatakan, Aku tidak percaya bahwa tukang cukur itu ada didunia.

tukang barber: kenapa bapak mengatakan seperti itu? buktinya bapak sudah, saya cukur.

rohaniwan      : lansung mencelahnya, tapi kenapa masih ada orang yang seperti dia yang rambut panjang dan kotor ini

tukang barber: itu karena mereka, tidak mencari dan datang kesini pak

rohaniwan      : betul sekali, disitulah letaknya kenapa ada orang miskin, itu karena mereka tidak mau mencari dan datang kepadanya.

tukang barber: terbengong mendengar penjelasan dari rohaniwan tersebut.

pada sat ini juga banyak dari kita yang mungkin seperti yang ada di cerita di atas, banyak dari kita yang mempertanyakan keberadaan Tuhan itu dimana? kenapa Tuhan menutup mata dengan penderitaan hamba-hambanya.

sebenarnya bukan Tuhan yang menutup mata dan menutup hati kepada hamba-hambanya, tetapi kita sendiri yang menutup segala berkat dan rahmat yang Tuhan berikan tersebut. maka dari itu marilah kita mencari dan datang kepada empunya kekayaan itu, datang kepada empunya hidup ini, karena sudah jelas jelas tuhan telah berfirman didalam Injil matius 7:7-8, “mintalah maka akan diberikan kepadamu, carila, maka kamu akan mendapati, ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. karena setipa orang yang meminta dia akan menerima, setiap orang yang mencari dia akan mendapat, dan setiap orang yang mengetok baginya pintu akan dibukaka”.

itulah yang difirmankan oleh Tuhan sendiri. ibaratnya begini jika kita ingin air yang bersih maka kita harus datang kepada mata airnya itu.

pertanyannya adalah apakah kita pernah meminta, mencari, dan mengetok? jika belum melakukan itu masih pantaskah itu mengatakan bahwa Tuhan itu tidak adil, Tuhan itu tidak ada. marilah dan percayalah bahwa Tuhan itu selalu mendengar hambanya, marilah kita meminta kepadanya.

Kentut dari sudut pandang akademik

Pada saat guru sedang rapat disuatu ruangan sekolah, dalam rangka mempersiapkan UN (ujian nasional). Tiba tiba terdengar letupan keras suara angin disertai aroma yang tidak sedap, para gurupun mulai berkomentar.

“Sesuatu yang tidak bisa dikalikan, tetapi baunya bisa dibagi bagi,” ujar guru matematika.

“Bunyi nadanya terletak pada kata nci K”, komentar guru kesenian.

“Ini inner power. Tenaga yang digunakan kecil tapi hasilnya besar”, kata guru Fisika.

“Itulah ciri makhluk hidup yang sedang meremajakan kehidupan”, celoteh guru biologi.

“Salah satu penyebab batalnya wudhu dan shalat”, tutur guru agama.

” keberadaannya mengikuti arah angin”, ujar guru geografi.

“Perilaku menyimpang dari norma sopan santun dan kepatutan sosial”, kata guru sosiologi.

“Salah satu pemicu perang mulut”, kata guru sejarah.

“Kalimat bisa ditulis, tapi aromanya tidak bisa diungkapkan dengan kata kata”, ujar guru bahasa indonesia.

Itulah pandangan tentang kentut dari sudut pandang akademik, sudut pandang itu sangat perlu dan sangat penting dalam melihat masalah.

“Persepsi itu ibarat jendela Rohani yang harus dirawat agar kita bisa melihat segala sesuatu dari berbagai sudut pandang.

Dhitta. P. Sarasvaty. Mendidik pemenang bukan pecundang

Dunia Marketing

Pada kesempatan ini saya ingin menjelaskan tentang dunia maketing dan masalah masalah dalam dunia marketing tersebut.

Apa itu dunia marketing (pemasaran)? Ini mungkin pertanyaan bagi orang awam yang belum tau tentang marketing itu apa. Marketing (pemasaran) adalah suatu rangkaian aktivitas untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasana para kosumen. Dengan menciptakan produk, menentukan harganya, menentukan tempat penjualannya dan mempromosikan produk tersebut kepada konsumen. Bagi banyak orang pekerjaan menjadi marketing itu adalah pekerjaan yang paling dihindari. Karena pekerjaan yang berorientasi dengan target yang bertambah setiap bulannya.

Namun tidak semua orang tau bahwa menjadi seorang marketing itu tidak hanya sekedar mengejar target yang tinggi dan bonus yang melimpah serta barang yang terjual habis. Lebih dari itu seorang marketing harus tau bagaimana caranya mengendalikan sebuah ego demi klien. Ini bukan bualan semata, karena dilema marketing terjadi pada saat harus mewujudkan mimpi klien dan perusahannya. Marketing dituntut kreatif, harus berpikir keras bagaimana produk yang dipasarkan terjual habis, gengsi sudah sampai tak peduli yang penting berjalan sesuai rencana.

Marketing adalah ujung tombak yang menjadikan suatu perusahan akan meraih kesuksesan atau kemunduran. Marketing mempunyai tugas utama yaitu menjual produk atau jasa dari suatu perusahan yang mempunyai target pasar sesuai dengan yang telah ditentukan oleh perusahan tersebut. Banyak yang bilang bahwa apabila anda pernah bekerja sebagai marketing disuatu perusahan, mala anda akan memiliki lebih besar jiwa jiwa semangat juang dalam menghadapi kerasnya kehidupan didunia ini.

Ada beberapa tips untuk menjadi marketing yang handal

1. Kenali market anda. Produk atau jasa apa yang anda ingin besarkan dan kepada siapa sasaran produk atau jasa yang anda besarkan tersebut, pastikan produk dan jasa dijual tepat pada sasaran yang anda tuju.

2. Have a good appeareance. Anda tidak pernah tahu kapan dan dimana anda akan menemukan dengan client anda. Anda harus memberikan kesan yang baik terhadap klien anda dan meyakinkan klien anda dengan jasa atau produk yang anda tawarkan. Andapun dituntut untuk rapih, bersih, ramah, sopan dalam menuturkan kata dan sopan untuk menawarkan jasa dan produk anda.

3. Perluaslah koneksi atau perbanyak kenalan anda. Dengan perbanyak kenalan atau relasi maka anda akan mudah dalam menawarkan jasa atau produk anda, semakin banyak koneksi dan wawasan anda luas maka, semakin mudah dan banyak kesempatan yang anda raih untuk barang yang anda tawarkan kepada klien anda.

4. Kuasai produk atau jasa yang anda tawarkan. Dengan cara seperti ini anda bisa meyakinkan klien anda dengan penjelasan yang sangat detail dan masuk akal, agar clien tersebut percaya dengan produk yang anda tawarkan. Bagaimana mungkin klien tertarik jika anda tidak menguasai produk yang anda tawarkan.

5. Keluar dari zona nyaman (comfort zone). Jika anda ingin sukses maka keluarlah dari zona nyaman anda, itu kata kata yang tepat untuk dunia marketing maupun dunia lain selain marketing. Anda harus bisa mendapatkan lebih maka anda tidak ada alasan untuk berhenti, karena anda bekerja memenuhi target dan lebih dari target tersebut. Berikanlah diri anda untuk mendapatkan tantangan baru, agar anda selalu belajar.

6. Ciptakan antusiasme dalam diri anda. Didalam usaha yang keras kita membutuhkan antusiasme, intensionalitas dan tindakan. Karena antusiasme adalah tindakan atau aksi bukan hanya sebuah cita cita, maka berusahalah untuk mewujudkan apa yang sudah dicita citakan. Dalam dunia marketing atau dunia apapun snagatlah butuh antusiasme yang membuat kita tetap semangat.

7. Catat testimonial. Dengan mencatat semua kejadian dengan klien kita bisa mengetahui apa perasaan klien saat menggunakan barang atau jasa kita.

8. Bergulat dengan kenyataan. Dalam dunia marketing itu sangat banyak pesaing yang berada disamping kita ,pesaing dalam hal apapun.

Itulah hal hal yang perlu kita ketahui ketika ingin bergelut di dunia marketing .

Selamat mencoba

Kopi Manggarai

Di dalam budaya Manggarai kopi hitam di ibaratkan seperti lem yang merekatkan sesuatu yang retak (hubungan antar sesama). Kopi bisa merekatkan hubungan saudara yang retak, karena kehangatan kopi itu menghangatkan segala perasaan kesal dalam diri seseorang.

Bila ada tamu yang datang ke salah satu rumah di manggarai, maka jamuan pertama yang di persilahkan adalah kopi. Ada beberapa hal yang mendasar dari semua itu, yang pertama dan utama adalah menghormati tamu yang datang tersebut. Yang kedua adalah pengenalan dengan ditandai oleh secangkir kopi. Yang ketiga adalah untuk memperkuat relasi dengan tamu tersebut, itulah point penting dari secangkir kopi manggarai.

Jadi bagi saudara/ saudari darimanapun yang pergi ke manggarai, maka hal pertama yang persilahkan adalah kopi hitam, walaupun itu di siang bolong. Dan jangan herang juga jika kamu mengunjungi 5 rumah di manggarai dalam saju jam, maka dalam jam tersebut ada minum 5 gelas kopi.

Kopi hitam sudah menjadi budaya yang baik bagi masyarakat manggarai.